Disdukcapil Surabaya Pastikan Data Warga Aman, Isu Kebocoran Disebut Tidak Benar

Disdukcapil Kota Surabaya memastikan kabar kebocoran data warga yang ramai di media sosial adalah hoaks. Kepala Disdukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan informasi yang ditampilkan di situs resmi merupakan bagian dari langkah penertiban administrasi kependudukan.

Data tersebut berisi warga yang tidak ditemukan saat pendataan jemput bola oleh petugas kelurahan. Publikasi dilakukan agar warga terkait segera melakukan klarifikasi ke kelurahan, sehingga penyaluran berbagai program bantuan Pemkot Surabaya bisa tepat sasaran.

Eddy menambahkan, data yang ditampilkan telah disamarkan, seperti nama dan NIK, sehingga tetap aman. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya informasi menyesatkan dan diminta segera melapor ke kelurahan jika telah pindah domisili agar data kependudukan sesuai kondisi sebenarnya.